Minggu, 01 November 2020

Sumpah Pemuda Bagi Generasi Muda Islam

Sejarah Sumpah Pemuda

Sumpah pemuda yang berlangsung pada 28 Oktober tahun 1928 terjadi saat konggres pemuda yang ke-2. Sebelumnya pada tahun 1926 telah berlangsung konggres pemuda pertama.

Tujuan Perjuangan menjadi Inti pembahasan pada konggres ke-2 ini. Disinilah *Indonesia* disepakati untuk menjadi nama bagi bangsa yang terdiri atas beragam etnis Nusantara.

Hasil dari konggres pemuda ke-2 yaitu : 
Pertama:
Kami poetra dan poetri Indonesia, mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah Indonesia.
Kedoea:
Kami poetra dan poetri Indonesia mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia.
Ketiga:
Kami poetra dan poetri Indonesia mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia.

Tiga keputusan konggres ke-2 inilah yang kemudian disebut sebagai sumpah pemuda. Istilah sumpah pemuda sendiri diberikan setelahnya, bukan saat acara berlangsung.

Dampak Sumpah Pemuda Atas Perjuangan Meraih Kemerdekaan

Sumpah Pemuda diakui menjadi pendorong atas bersatunya rakyat Indonesia. Adanya sumpah pemuda meneguhkan identitas bangsa, yaitu Indonesia. Sumpah pemuda menegaskan tujuan untuk mewujudkan tanah air Indonesia. 

Usai sumpah pemuda berdirilah berbagai gerakan pemuda di Indonesia. Gerakan pemuda ini walaupun berbeda latar belakang menyatakan satu sikap yang sama untuk mewujudkan Indonesia Merdeka.

Peran Umat Islam Dalam Sumpah Pemuda

Satu hal yang pasti adalah bahwa mayoritas peserta konggres Pemuda ke-2 adalah umat Islam. Secara nama, umat Islam diwakili oleh Jong Islamieten Bond. Anggota organisasi ini juga tersebar di berbagai organisasi lain yang juga ikut konggres pemuda, semisal Jong Sumatranen Bond, Jong Java, dll.

Umat Islam saat itu fokus pada perjuangan untuk menghentikan penjajahan. Apalagi Indonesia adalah tanah yang menjadi rumah bagi mayoritas penduduk beragama Islam. Indonesia merdeka juga merupakan kemerdekaan bagi umat Islam. Bersatunya Indonesia adalah juga bersatunya Umat Islam, walau didalamnya ada juga umat lainnya. Islam mengajarkan untuk melakukan muamalah dengan umat agama lain. Bahkan Islam melindungi pemeluk agama lainnya sebagaimana dicontohkan oleh Rasulullah SAW melalui Piagam Madinah.

Cara Menjaga Sumpah Pemuda

Meneguhkan identitas Indonesia bukan berarti menghilangkan identitas ke-Islamannya. Sebab Islam adalah bagian dari komponen yang membuat Indonesia bersatu. Hal ini karena Islam menjadi agama yang dipeluk oleh mayoritas penduduk Indonesia.

Sementara itu, persatuan adalah upaya mengakomodir berbagai keragaman. Keragaman itulah yang menjadikan persatuan menjadi lebih kuat.

Maka, pemuda Islam harus mewarnai Indonesia dengan ke-Islamannya. Islam adalah keunggulan yang dimiliki oleh Indonesia. Islam adalah peluang bagi Indonesia untuk memimpin dunia. Sebagai negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia, Indonesia pasti akan lebih didengar baik sesama negara dengan penduduk muslim mayoritas, maupun negara lain.

Disampaikan pada Seminar Online Bee Community, 31 Oktober 2020

Tags :

bm

anantiyo

Pencari Inspirasi

Hikmah atau inspirasi adalah kekayaan yang menghidupkan akal, memperkuat insting kebijakan, dan mengkaryakan bakat .

  • anantiyo
  • M Anantiyo Widodo
  • anantiyo_widodo
  • anantiyo.widodo@gmail.com
  • Anantiyo Widodo

Posting Komentar